5 Alasan Mengoperasikan Blog untuk Bisnis

Mengoperasikan blog tak ubahnya membangun sebuah rumah di mana Anda dapat mengundang semua orang yang Anda kenal untuk mampir dan berkunjung. Seperti halnya sebuah rumah, segala detail di dalamnya juga akan menggambarkan bagaimana pribadi Anda. Karena itulah dalam komunitas online, memiliki blog hampir merupakan sebuah keharusan karena dibandingkan media-media sosial lain, blog terbilang paling membebaskan penggunanya untuk berekspresi dan menunjukkan kretivitas.

Selain untuk tujuan hobi, akademik, iseng-iseng, membangun jaringan dunia maya atau sekadar mengikuti trend, memiliki dan mengoperasikan blog ternyata juga berguna untuk mengembangkan bisnis yang tengah dilakoni pemiliknya. Ini tidak selalu berarti saran untuk membuat blog bisnis sebab tak sedikit pebisnis yang mengintegrasikan blognya dengan bisnis yang ia lakoni tanpa harus mempermak blog menjadi blog bisnis. Blog tetap dijadikan sebagai wadah berbagi informasi mengenai berbagai hal akan tetapi difokuskan pada hal-hl yang berkait dengan produk atau jasa yang ditawarkan si pemilik blog dalam bisnisnya.

Jika si pemilik menyediakan jasa travel dan reservasi tiket online, misalnya, ia akan menyajikan informasi seputar langkah mudah melakukan reservasi online, tips-tips mendapat diskon, kiat memilih agen travel dan lain sebagainya. Dari berbagai artikel yang ditampilkannya itulah, ia merekomendasikan link ke website bisnisnya. Selain itu, pemilik blog juga bisa memasang iklan bisnis yang ia miliki di blog untuk menjangkau sebanyak mungkin pengunjung potensial.

Sedikitnya, ada beberapa manfaat yang bisa dinikmati seorang pebisnis online dengan mengoperasikan blog semacam ini;

  • Membangun Komunikasi Dua Arah

Tampilan dan informasi yang disajikan dalam blog biasanya lebih ramah dan luwes sehingga Anda akan lebih mudah membangun komunikasi dua arah dengan pengunjung. Komunikasi yang demikian bisa Anda wujudkan melalui optimasi kolom komentar, form pertanyaan atau dengan mencantumkan kontak yang bisa dihubungi untuk mendiskusikan perihal artikel yang Anda tampilkan.

  • Menampilkan Diri sebagai Pakar di Sebuah Bidang Tertentu

Mengoperasikan blog dengan mengambil dan memilih sebuah tema spesifik tertentu, semisal mengenai travelling dan reservasi tiket online, akan memperkuat karakter Anda sebagai pakar di bidang tersebut. Ini tentu banyak ditentukan oleh kualitas artikel-artikel yang Anda tampilkan di blog. Karena itu, begitu mengetahui bahwa Anda juga memiliki bisnis di sektor yang sudah Anda ‘kuasai’, pengunjung akan menjadikan Anda sebagai referensi utama ketika mereka membutuhkan jasa yang Anda tawarkan.

  • Relatif Mudah Dioperasikan

Dibanding website bisnis yang tampilannya sophisticated dan cenderung sulit dioperasikan para newbie, blog lebih gampang digunakan dan lebih ramah pengguna. Karena itu, Anda bisa ‘memanjakan’ pengunjung dengan memberi informasi berkualitas tanpa harus membuat mereka pusing dengan hal-hal teknis. Dengan begitu, Anda akan mendapat simpati pengunjung dan ini adalah langkah nyata mengembangkan bisnis Anda.

  • Memancing Pengunjung untuk Datang Kembali

Sesekali, tampilkanlah artikel berseri sehingga pengunjung akan kembali mendatangi blog Anda dan semakin ‘tergoda’ untuk mengklik link atau iklan yang terhubung dengan website Anda. Semakin sering pengunjung mengerubungi blog Anda, semakin besar kesempatan Anda untuk mengarahkan mereka pada situs bisnis Anda ataupun menjalin komunikasi yang baik. Dengan cara yang demikian, Anda dengan mudah dapat mengubahnya dari sekadar pengunjung menjadi pembeli, pengguna jasa atau pelanggan.

  • Meningkatkan Layanan Pelanggan

Mengoperasikan blog yang terintegrasi dengan website bisnis juga dapat meningkatkan layanan pelanggan atau yang sering disebut dengan istilah customer service. Ini akan berdampak besar bagi kepuasan pelanggan dan Anda akan dipercaya sebagai pebisnis yang tak hanya menawarkan produk dan jasa berkualitas, akan tetapi juga begitu memerhatikan kepuasan pelanggan.

 

Jenis-Jenis Properti Murah untuk Investasi Jangka Panjang

Properti murah merupakan incaran para pebisnis properti yang ingin berinvestasi properti dalam jangka waktu yang relatif panjang. Disebut berharga murah adalah karena properti-properti semacam itu dijual dengan harga yang lebih murah—bahkan jauh lebih murah—dari harga wajar. Jika Anda merupakan pebisnis properti amatir, pemula dan memiliki modal kecil, Anda cenderung kurang tertarik untuk berburu jenis properti ini karena meski Anda bisa mendapatkannya dengan harga murah, Anda sebenarnya tengah bertaruh dengan keadaan. Ya, properti murah identik dengan berbagai hal yang di luar kebiasaan dan keadaan normal sebab jika sebuah properti berada dalam kondsi normal, harga jualnya tidak akan miring dan di bawah harga pasaran.

Namun demikian bagi para pebisnis properti yang visioner, berani bertaruh dan memiliki modal besar, properti murah tak ubahnya lahan potensial yang dapat mengeruk keuntungan sebanyak mungkin. Harga beli murah yang mereka dapatkan untuk mendapat properti-properti tersebut dijadikan celah dan kesempatan untuk melakukan rehabilitasi dan perbaikan sehingga atribut-atribut kurang menyenangkan dari sebuah properti perlahan dapat hilang dan terlupakan. Atribut-atribut semacam itu di antaranya adalah sebagai berikut;  

  • Properti yang ‘Bermasalah’

Properti yang ‘bermasalah’ adalah properti yang memiliki ‘sejarah’ kurang menyenangkan karena pernah menjadi lokasi tindak kriminalitas, kecelakaan yang menyeramkan, bencana alam, memiliki ‘penunggu’, lama tidak dihuni dan hal-hal semacamnya. Atau jika tidak, properti bermasalah adalah properti yang sengaja dibekukan pemiliknya atau menjadi sengketa antara dua belah pihak dan status hukumnya masih dalam proses. Keberadaanya seringkali sangat mencolok di antara properti-properti lain karena tidak ditemukan aktivitas dan tidak terawat. Ketika malam hari, properti murah semacam ini biasanya gelap tanpa penerangan dan begitu berbeda dengan bangunan atau wilayah di sekitarnya yang terang-benderang.

  • Properti yang Membutuhkan Perbaikan

Properti yang membutuhkan perbaikan umunya merupakan hunian atau bangunan yang lama tidak ditempati/dipakai pemilik atau ahli warisnya atau bangunan yang rusak karena bencana alam. Bangunan-bangunan semacam ini biasanya bahkan dbiarkan begitu saja tanpa diiklankan penjualannya. Properti murah jenis ini juga bisa menjadi alternatif menggiurkan bagi pebisnis investasi yang tengah melakukan ekspansi bisnis dan berniat mengembangkan suatu daerah tertentu. Kendatipun membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit, harga jual properti yang demikian murah dapat menjadi pertimbangan berarti bagi seorang pebisnis untuk memburu jenis properti murah satu ini.

  • Properti ‘Tak Bertuan’

Jenis lain dari properti murah adalah properti tidak bertuan yang sudah lama tidak ditempati dan status hak miliknya tidak diketahui. Ini biasanya terjadi pada bangunan milik seorang pendatang yang meninggal dunia dan anak cucunya tidak mengurus keberadaan properti tersebut. Meskipun tidak ada iklan yang menunjukkan bahwa properti atau bangunan semacam itu dijual murah, hampir bisa dipastikan harga jualnya akan murah jika Anda berhasil menghubungi ahli waris atau pemilik sah properti tersebut.

  •  Properti yang Letaknya tidak Strategis

Properti yang tidak diuntungkan oleh letak strategis umumnya juga dijual murah. Properti-properti jenis ini meliputi properti yang terletak jauh dari akses tempat-tempat umum, jauh dari irigasi, berdekatan dengan tempat gelap atau kuburan umum dan cenderung sulit diakses dengan sarana transportasi umum. Hampir bisa dipastikan, harganya akan jauh lebih murah dibanding properti lain yang memiliki letak strategis. Inilah yang dijadikan celah oleh pebisnis investasi senior untuk memanfaatkan keadaan sehingga mereka bisa mendapatkan properti yang tampak tidak menjanjikan dengan harga murah. Beberapa tahun ke depan, pebisnis tersebut akan berhasil menyulap properti yang awalnya tampak tidak prospektif tersebut menjadi lahan bisnis yang begitu menjanjikan.

 

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Properti

Apapun profesi yang Anda geluti dan kesibukan macam apa yang Anda miliki, aka nada saatnya Anda akan berurusan dengan properti. Ini bisa terjadi ketika Anda berencana menjual properti yang Anda miliki, membeli sebuah properti baru atau sekadar menakar dan menaksir berapa harga jual properti yang saat ini Anda miliki. Karena itu, Anda harus mengetahui beberapa hal tentang properti meski hal tersebut tidak kemudian mengharuskan Anda menjadi seorang ahli properti ataupun pebisnis properti.

Minimal, Anda mengetahui bahwa ada berbagai macam properti mulai dari tanah, sawah, rumah, apartemen, rumah kos, rumah kontrakan dan lain-lain yang biasa menjadi barang investasi. Anda Anda juga mungkin telah mengetahui bahwa selain untuk kepentingan pribadi, yakni tinggal atau mengelola bisnis, properti tak jarang disewakan pada orang lain yang membutuhkan dan menyepakati harga yang Anda tetapkan. Karena itu, Anda juga harus mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi harga properti, baik harga jual maupun harga sewanya. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, sebagai orang awampun Anda bisa menaksir harga sebuah properti sebelum melakukan negosiasi.

Beberapa di antara faktor tersebut adalah sebagai berikut;

  • Keadaan secara Umum

Harga properti sangat ditentukan oleh keadaannya secara umum. Untuk properti rumah, misalnya, harga jual rumah layak huni dengan rumah tak layak huni bisa dipastikan berbeda. Prinsip yang sama juga berlaku pada properti-properti lain, semisal kesuburan tanah, kemewahan apartemen dan lain sebagainya. Umumnya, cara kalkulasi termudah untuk menentukan harga properti berdasarkan keadaannya secara umum adalah dengan memperkirakan biaya rehabilitasi yang dibutuhkan untuk mempermak dan menyempurnakan keadaan properti sebelum ditempati atau dipakai.

  • Letak Geografis

Letak geografis juga cukup menentukan harga properti sebab hal ini terkait dengan kemungkinan menggunakan sebuah properti untuk kepentingan bisnis (dijual kembali atau dijadikan ruang usaha) maupun untuk kepentingan hunian. Sebuah properti yang terletak di jantung kota bisa dipastikan jauh lebih tinggi, bahkan berlipat-lipat, dibanding properti di wilayah pinggiran atau pedesaan. Untuk itu, jika budget Anda terbatas, Anda sebaiknya tidak perlu terlalu mencari properti di tengah kota karena kemungkinan besar tidak akan mencukupi.

  • Akses ke Fasilitas-Fasilitas Umum

Selain faktor geografis, akses ke fasilitas-fasilitas umum juga begitu berpengaruh dalam naik-turunnya harga properti. Itulah yang menyebabkan banyak pengembang komplek perumahan bekerjasama dengan swalayan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, hingga sekolah-sekolah swasta agar mendirikan bangunan bisnisnya tak jauh dari komplek perumahan yang mereka kembangkan. Hal tersebutlah yang juga dapat melambungkan harg jual sebuah rumah dalam komplek perumahan. Untuk properti tanah, tanah yang dekat dengan sumber air atau terletak di tengah jalur irigasi yang baik biasanya akan lebih mahal dibanding tanah di jalur kering karena hal tersebut menghambat proses pertanian.

  • Fasilitas-Fasilitas yang Tersedia

Seperti yang bisa dibayangkan, sebuah rumah dengan 4 kamar tidur dipastikan harganya lebih mahal dibanding rumah dengan 3 kamar tidur. Keberadaan dapur, garasi, gudang, dan fasilitas-fasilitas lain juga dapat menaikkan harga properti rumah. Karena itu, Anda dapat menaksir sendiri harga rumah Anda ketika Anda berencana menjualnya. Anda juga tidak akan mudah tertipu oleh pemilik rumah atau makelar yang membantu Anda mendapatkan rumah impian.

Selain beberapa hal di atas, pastikan anda juga tidak lupa untuk berkonsultasi pada beberapa ahli jual-beli properti mulai dari teman terdekat, keluarga, internet ataupun melakukan survey kecil-kecilan mengenai rata-rata harga tanah di sebuah wilayah tertentu. Ini penting Anda lakukan sebab tidak sedikit calon pembeli properti yang terkecoh dan membayar harga tidak wajar karena ketidaktahuan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi harga properti semacam ini.