Tips Sehat Berburu Kuliner

Berburu kuliner tidak hanya menjadi gaya hidup sekaligus hobbi mereka yang berduit, akan tetapi juga dari golongan kelas menengah atau menengah ke bawah mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai, karyawan, buruh bahkan masyarakat secara umum. Banyaknya acara televisi yang menayangkan program wisata kuliner serta semakin menjamurnya bisnis dan industri kuliner di masyarakat turut mendukung hal ini. Selain perihal terbukanya lapangan pekerjaan dan daya beli masyarakat yang semakin tinggi terhadap produk-produk industri kuliner, perkembangan kuliner yang cukup pesat di sisi lain justru disayangkan.

Ini berkait erat dengan anggapan bahwa wisata kuliner akan mempertinggi resiko penyakit-penyakit serius yang mungkin mengancam para pemburunya. Hal ini tampak cukup masuk akal mengingat dalam berburu kuliner, cita rasa—serta harga—kadangkala lebih diperhitungkan dibanding aspek kesehatan. Cita rasa yang tinggi serta tampilan yang menggoda tak jarang membuat para pemburu kuliner melupakan aturan-aturan makan sehat ataupun pantangan yang tidak boleh mereka konsumsi. Nah, jika Anda juga merupakan bagian dari mereka yang suka berburu kuliner namun tetap ingin sehat dan terhindar dari berbagai penyakit, Anda bisa melakukan beberapa tips di bawah ini;

  • Memperkaya Pengetahuan

Langkah praktis bagi Anda yang mungkin sudah tidak bisa menghentikan kebiasaan dan hobi berburu kuliner adalah dengan memperkaya sebanyak mungkin pengetahuan tentang pola dan menu makanan sehat. Informasi dan pengetahuan semacam itu juga akan membuat Anda mengetahui berbagai ancaman penyakit jika rutin mengonsumsi makanan dari bahan olahan tertentu.

Dengan sendirinya, Anda akan lebih berhati-hati memilih makanan untuk dikonsumsi. Kalaupun Anda belum bisa, katakanlah, berhenti mengonsumsi olahan daging secara total, Anda bisa mengurangi porsinya atau mengimbanginya dengan konsumsi sayur dan buah yang kaya serat. Dengan begitu, Anda akan menciptakan rem atau kontrol otomatis terhadap hobi Anda tersebut.

  • Bertukar Referensi dan Rekomendasi

Pengetahuan yang Anda miliki seputar pola dan menu makan sehat sangat layak dan bermanfaat jika di-share ke teman atau karib yang juga hobi berburu kuliner. Ini utamanya penting jika Anda maupun teman Anda tersebut memiliki riwayat penyakit dan kecenderungan kuliner yang sama.

Selain dapat memberi sugesti yang positif, sharing hal semacam ini dapat semakin memperkaya referensi Anda tentang spot-spot kuliner lain baik yang menawarkan cita rasa tinggi ataupun pola konsumsi sehat semisal rumah makan vegetarian terdekat di kota Anda. Anda juga bisa menjadwalkan kunjungan bersama ke rumah makan vegetarian agar hobi berburu kuliner Anda juga dapat menunjang kesehatan.

  • Rajin Check-Up ke Dokter

Hobi berburu kuliner Anda juga harus diimbangi dengan jadwal check-up ke dokter. Jangan tunggu adanya gangguan atau keluhan untuk mengunjungi dokter sebab semakin dini sebuah gangguan terdeteksi, pengobatan dan perawatannyapun akan semakin mudah dan lancar. Selain untuk check-up, bertemu dokter juga bisa Anda jadikan forum konsultasi seputar hobi berburu kuliner Anda sehingga dokter akan memberi saran praktis tentang makanan yang harus Anda kurangi atau tambah konsumsinya sekaligus makanan yang harus Anda jauhi. Selain itu, Anda bisa mengklarifikasi pengetahuan tentang pola dan menu makanan sehat yang selama ini Anda percaya dan gunakan kepada dokter sebagai sumber yang terpercaya.

  • Memerhatikan Rasa dan Sajian Makanan

Lidah dan mata Anda sebagai orang yang hobi berburu kuliner tentu cukup terlatih dan peka mendeteksi makanan yang segar dan sehat dan mana yang tidak sekaligus bagaimana memasaknya. Pada makanan yang digoreng, misalnya, Anda bisa perhatikan tampilan luarnya, adakah warna kehitaman di seluruh bagian makanan tersebut. Jika iya, sangat mungkin tempat makan yang Anda kunjungi terbiasa menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai. Dengan begitu, rumah makan tersebut bisa keluar dari list wisata kuliner Anda.