Tips Berinvestasi Properti dengan Rumah Hunian (1)

Berinvestasi properti sebenarnya bisa dilakukan banyak orang dan tidak hanya terbatas pada mereka yang menjadi pengembang atau staff komplek perumahan, komplek ruko maupun apartemen. Dengan memiliki sebidang tanah, satu rumah di komplek perumahan, satu ruang dalam komplek ruko atau satu kamar di bangunan apartemen, Anda sebenarnya tengah berinvestasi. Bagaimana tidak, dengan hak milik pada properti-properti tersebut, Anda bisa menjualnya kapan saja dan keuntungan yang akan Anda peroleh dari penjualan tersebut akan melebihi jumlah uang yang Anda keluarkan untuk membelinya pertama kali. Setiap tahun, harga rumah dan properti bentuk lain akan bertambah bahkan berlipat sehingga Anda akan jauh dari istilah rugi.

Dalam praktiknya, tak sedikit orang yang berinvestasi properti dengan rumah hunian yang mereka diami. Ini artinya bahwa sembari berinvestasi dengan membeli satu rumah di dalam atau di luar sebuah komplek perumahan, mereka juga mengambil manfaat dengan mendiaminya. Di samping itu, mereka juga berencana akan menjual properti tersebut pada waktu yang tepat. Ini biasanya ini banyak terjadi pada mereka yang berencana pindah kota dalam jangka waktu 5-10 tahun ke depan atau mereka yang tengah menjalani dinas di luar kota dan berencana kembali ke kampung halaman beberapa tahun kemudian. Tak jarang bahkan investasi berupa rumah hunian dijadikan semacam tabungan untuk berpindah kota pada waktu mendatang yang telah ditentukan.

Jika Anda tengah menjajagi kemungkinan untuk berinvestasi properti dalam bentuk rumah hunian, ada beberapa tips cerdas yang harus Anda andalkan untuk memilih rumah yang terjangkau, layak dan menjamin kenyamanan Anda dan keluarga. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut;

  • Lokasi Rumah

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah lokasi rumah hunian dan atau komplek perumahan. Beberapa kriteria khusus mungkin Anda miliki dalam memilih lokasi rumah, semisal dekat dengan tempat ibadah, tidak terlalu jauh dengan tetangga, di bawah pepohonan rindang dan lain sebagainya. Sementara itu, kriteria mencari lokasi komplek perumahan yang ideal juga bisa bermacam-macam mulai dari akses kendaraan umum, akses ke tempat-tempat publik dan lain sebagainya. Apapun kriteria yang Anda miliki, pastikan bahwa lokasi rumah yang akan Anda beli cukup ‘menjual’ sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk menjualnya kembali.

  • Denah Rumah

Denah rumah juga harus Anda perhatikan utamanya jumlah kamar tidur maupun ada tidaknya ruang untuk kamar-kamar penting semisal kamar mandi, dapur, ruang makan dan sebagainya. Pilihlah rumah hunian yang bagian-bagiannya dapat memenuhi kebutuhan Anda dan sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang akan tinggal bersama Anda. Adapun hal-hal lain, semisal perabot, design maupun interior rumah biasanya akan banyak ditentukan oleh harga sebuah rumah jadi Anda tinggal menyesuaikannya dengan dompet Anda.

  • Akses Cahaya dan Udara

Akses cahaya dan udara merupakan hal lain yang tak boleh luput dari perhatian Anda ketika memilih rumah hunian. Marketing dari komplek perumahan yang menemani Anda melakukan survey cenderung hanya akan memberitahu kelebihan dari rumah yang tengah Anda lihat, sehingga Anda sendirilah yang harus kritis. Pastikan akses cahaya dan udara ke rumah yang akan Anda huni tersebut sudah cukup dan memadai sehingga kesehatan Anda sekeluarga dapat terjamin. Pastikan pula bahwa semua alat yang mengatur keluar masuknya cahaya dan udara berfungsi dengan baik sehingga Anda tidak perlu keluar biaya untuk perbaikan dan penggantian perangkat.