Menghindari Kerugian dalam Bisnis Properti

Bisnis properti dikenal sebagai bisnis dengan rasio kerugian yang sangat kecil bahkan tidak ada sama sekali. Tidak seperti bisnis lain yang besaran keuntungan biasanya setara dengan resiko yang dipertaruhkan, bisnis properti memiliki karakteristik lain. Dengan menjanjikan keuntungan yang berlimpah, resiko kerugiannya sangatlah kecil. Tak salah jika banyak yang mengatakan bahwa bisnis properti adalah bisnis tanpa kerugian namun berlimpah keuntungan. Namun demikian, prinsip umum ini tidak seharusnya membuat Anda lupa daratan dan tidak berhati-hati mengambil keputusan atau langkah sekecil apapun dalam menjalankan bisnis properti.

Ada banyak kasus di lapangan yang menunjukkan bahwa meski secara umum bisnis properti nyaris tanpa kerugian, tidak sedikit pebisnis yang mengalami kerugian—dari skala kecil hingga besar—karena ketidaktelitian dan kekuranghati-hatian. Anda tentu tidak mau menjadi salah satu di antara mereka sebab properti yang Anda miliki tak ubahnya tambang uang sehingga jika suatu saat tambang tersebut surut, Anda akan kehilangan mata pencaharian bahkan menderita kerugian. Karena itulah, penting bagi Anda untuk melakukan beberapa hal di bawah ini;

  • Memastikan Legalitas

Dalam bisnis properti, legalitas sebuah properti harus benar-benar Anda pastikan status hukumnya dan segala detail yang terkait sebelum memutuskan untuk membelinya. Jika penjual tidak bisa menunjukkan dan atau membuktikan bahwa sertifikat properti yang akan Anda beli tersebut benar-benar ada, dalam arti tidak dijadikan barang jaminan, menjadi sengketa beberapa pihak dan keadaan-keadaan lain, Anda perlu berpikir ulang.

Pastikan pula Anda mencermati setiap detail dalam sertifikat tersebut mulai dari nama pemilik, luas properti dan spesifikasinya serta keterangan-keterangan lain. Jika Anda sudah yakin mengenai keabsahan legalitas sebuah properti yang akan Anda beli, Anda bisa melanjutkan pembelian ke tahap selanjutnya. Jangan lupa untuk memerhatikan kuitansi pembayaran, proses pembelian dan penandatanganan serta segala detailnya. Point pertama ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di waktu yang akan datang ketika Anda telah menghuni, menggunakan atau menyewakan properti tersebut.

  • Memerika Seluruh Detail

Selain teliti dan detail pada sertifikat properti dan proses transksi serta semua tetek bengeknya, Anda juga harus cukup kritis dan cermat melihat seluruh detail properti yang akan Anda beli. Jika Anda berencana akan membeli rumah, ruko, ruang usaha, villa atau hunian lain, perhatikanlah seluruh detail mulai dari material, daun pintu, daun jendela, ubin, asbes, bak mandi, tangga, loteng dan lain sebagainya. Keadaan detail-detail tersebut akan memengaruhi biaya perawatan dan atau perbaikan yang nantinya harus Anda keluarkan jika kemudian Anda memutuskan untuk membeli properti tersebut. Selain itu, mengetahui segala detail tentang properti yang akan Anda beli juga akan memudahkan Anda melakukan proses penawaran dan penetapan harga. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan harga properti yang benar-benar pantas dan wajar sehingga bisnis properti Anda di kemudian hari akan berjalan lancar karena Anda tidak salah memilih barang dan menetapkan harga.

  •  Mengikuti Asuransi

Asuransi adalah jawaban sekaligus solusi dari berbagai kemungkinan buruk di masa depan yang dalam sebagian hal tidak bisa Anda cegah, semisal bencana alam, kebakaran, pencurian, perampokan dan lain sebagainya yang dapat menimpa properti Anda. Karena itu, mengasuransikan properti yang Anda miliki merupakan salah satu pilar dalam bisnsi properti untuk mengamankan modal yang telah Anda keluarkan dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh kejadian-kejadian kurang menyenangkan tersebut.