Macam-Macam Investasi Properti (1)

Alasan utama mengapa banyak orang yang melirik bisnis dengan sistem investasi adalah karena mereka ingin ‘menambah’ jumlah uang yang dimiliki tanpa harus menambah kesibukan atau rutinitas yang sudah padat. Pikiran ini tak hanya muncul di benak mereka yang berasal dari gologan ekonomi menengah ke atas, akan tetapi juga golongan ekonomi menengah ke bawah. Dengan dalih sebagai bekal menyambut hari tua, mempersiapkan biaya sekolah bagi anak-anak atau untuk alasan-alasan lain, tawaran bisnis investasi laris manis di pasaran dan seolah menjadi gaya hidup masyarakat kita dewasa ini. Sayangnya, keuntungan yang didapat dari bisnis investasi juga ‘sesuai’ dengan besaran resiko yang mungkin menimpa siapapun yang terlibat dalam bisnsi macam itu.

Tak hanya itu, investasi bodongpun banyak bermunculan dan memakan korban yang tidak sedikit. Berita investasi bodong yang merugikan korban hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah juga telah lama menjadi makanan sehari-hari. Di tengah situasi yang demikian, investasi properti masih dianggap sebagai ragam investasi yang ‘bebas’ dari ancaman kerugian. Ini utamanya disebabkan harga properti yang dipastikan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Tak ubahnya perhiasan emas yang dianggap sebagai barang langka karena tidak pernah mengalami penurunan harga, properti juga demikian. Karena itu, Anda tidak perlu berpikir dua kali untuk mulai berinvestasi properti sesuai dengan kemampuan, akses dan domisili Anda masing-masing.

Berikut macam-macam properti yang bisa Anda jadikan ladang berinvestasi dan akan ‘setia’ memberi Anda keuntungan berlipat-lipat.

  • Investasi Tanah

Investasi tanah bisa menjadi pilihan menjanjikan bagi Anda yang memiliki akses dan kemampuan membeli tanah atau lahan yang subur dan cocok untuk pertanian. Selain bisa menjadi ladang berinvestasi properti dengan perkiraan keuntungan harga penjualan tanah yang akan berlipat-lipat beberapa tahun setelah pembelian, Anda juga bisa mempekerjakan buruh untuk menanami dan mengolah tanah tersebut sehingga Anda akan mendapat keuntungan residu dari hasil panen. Dengan hanya mengeluarkan sedikit modal untuk biaya pengairan dan pupuk, misalnya, Anda sudah dapat mendapat ketungan berlipat dan beragam dari tanah yang Anda miliki.

Selain itu, jika tanah yang Anda beli terletak di tempat-tempat yang strategis, Anda juga akan lebih mudah memasarkan dan mendapat keuntungan berlimpah dari penjualannya. Tanah yang dekat dengan jalan utama dan fasilitas-fasilitas publik, misalnya, tidak hanya akan dilirik untuk tempat hunian, akan tetapi juga sebagai tempat usaha. Karena itu, Anda tidak perlu ragu membelinya karena beberapa tahun kemudian, Anda akan mendapat keuntungan yang jauh lebih besar.

  • Investasi Rumah Kos

Di kota-kota pelajar ataupun industri, tak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup dengan berinvestasi properti dalam bentuk rumah kos. Dengan menyulap rumah sendiri menjadi rumah kos dengan sejumlah kamar layaknya losmen atau hotel, para pemilik kos dapat ‘hidup tenang’ karena mereka memiliki penghasilan tambahan di samping penghasilan utama yang mereka miliki.

Anda juga patut menjajal investasi properti jenis ini untuk menambah penghasilan residual Anda. Dengan membeli sebidang tanah dan membangun rumah kos di atasnya, Anda dapat dengan segera ‘mengembalikan modal’ yang Anda keluarkan untuk biaya pembelian tanah atau pembangunan rumah. Sementara itu, biaya yang harus Anda keluarkan untuk ‘merawat’ rumah tersebut terbilang kecil semisal untuk melakukan perbaikan, mengganti peralatan dan lain-lain. Untuk meminimasiri bahkan mencegah hal ini, Anda bisa memaksimalkan pembangunan rumah dengan teknik dan material serta perangkat yang standard.