Investasi Apartemen bagi Mahasiswa

Investasi apartemen mungkin terdengar sebagai sesuatu yang mahal dan sophisticated karena apartemen identik dengan penghuni bermobil dari kalangan high class. Anggapan yang demikian wajar adanya sebab selama ini apartemen memang masih sulit ‘melepas’ atribut dan kesan mewah serta mahalnya. Namun demikian, anggapan konvensional tersebut seharusnya tidak menghalangi Anda untuk sekadar mencari tahu informasi dasar mengenai apartemen mahasiswa yang sedikit banyak berbeda dengan apartemen secara umum, termasuk dalam pandangan sebagian besar orang.

Apartemen mahasiswa terbilang genre baru dalam dunia bisnis properti yang mencoba membidik pembeli dari golongan menengah kalangan mahasiswa. Mereka umumnya terdiri dari mahasiswa yang nyambi berbisnis, mahasiswa dari keluarga berada ataupun mahasiswa yang memiliki mindset bisnis dan tertarik untuk mempelajari bisnis properti sedini mungkin. Jika Anda bukan merupakan ‘anggota’ dari kategori pertama maupun kedua, Anda tidak perlu berkecil hati sebab selai modal uang, bagian yang tak kalah penting dalam memulai dan mengembangkan sebuah bisnis adalah pengalaman dan kerja keras.

Jika Anda masih ragu untuk belajar bisnis properti dengan berinvestasi apartemen, berikut ini adalah pertimbangan-pertimbangan yang bisa Anda pikirkan;

  • Menyewakan Apartemen

Anda tidak perlu berpikir bahwa investasi apartemen selalu mengharuskan Anda menghuni dan menempatinya. Anda tetap bisa tinggal di kos dan atau rumah kontrakan dan menyewakan apartemen pada orang lain, baik dalam jangka waktu yang lama atau dalam hitungan hari maupun pekan. Dengan begitu, Anda mendapat penghasilan residu yang selain bisa mengembalikan modal yang Anda keluarkan, juga bisa menjadi tambahan uang jajan dan biaya kuliah. Jika Anda memilih apartemen yang tepat juga cara pemasaran yang jitu, Anda tidak akan kesulitan mendapatkan calon penyewa. Dengan investasi apartemen semacam ini, Anda ibarat sekali mendayung dan dapat melampaui dua tiga pulau.

  • Memanfaatkan Sistem Pembayaran

Sebagian besar sistem pembayaran barang properti dilakukan dengan sistem kredit. Pembeli biasanya sudah mendapatkan kunci rumah atau apartemen setelah membayar uang muka dan cicilan sekian persen. Anda bisa memanfaatkan sistem ini dengan membayar dahulu uang muka pembelian kemudian menyewakan apartemen sehingga untuk pembayaran cicilan, sewa apartemen akan cukup membantu Anda. Investasi apartemen, dengan demikian, tidak mengharuskan Anda memiliki modal yang besar, hanya saja Anda harus lebih jeli memilih apartemen yang akan dibeli, memanfaatkan peluang dan membidik calon penyewa potensial.

  • Sebagai Tabungan dan Investasi Masa Depan

Investasi apartemen bagi mahasiswa yang relatif masih berumur muda dan masih memiliki banyak kesempatan dan peluang merintis dan mengembangkan bisnis juga bisa menjadi semacam tabungan dan investasi masa depan. Sembari menyelesaikan kuliah dan merintis bisnis, mereka memiliki investasi properti yang nyata dan harganya bertambah tinggi dari tahun ke tahun. Ini tentu menggiurkan bagi mereka yang visioner dan berpikir jauh ke depan.

  • Bisa Dijual dengan Mudah

Ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi apartemen di usia yang masih muda ketika menjadi mahasiswa, ini juga akan dapat menunjang bisnis Anda, apapun sektor yang Anda bidik. Ketika Anda membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnis dan membuka cabang di kota lain, misalnya, Anda bisa menjual apartemen Anda dengan mudah. Jika apartemen Anda memang berkualitas dan terletak di posisi yang strategis, Anda akan mudah mendapat pembeli.

  • Mendapatkan Bonus dan Undian Pembelian

Hal lain yang juga menggiurkan dari investasi apartemen adalah bonus pembelian dalam periode tertentu yang berwujud potongan harga hingga barang-barang mewah mulai dari mobil dan perabot apartemen. Pengembang juga tak jarang mengadakan semacam undian pagi para pembeli dari periode tertentu dengan menawarkan hadian yang tak kalah menarik.