Bagaimana Menjadi Perantara Penjualan Properti

Salah satu solusi jitu dan efektif bagi Anda yang berkeinginan kuat merintis bisnis properti akan tetapi masih terkendala modal ataupun minimnya kemampuan adalah dengan membantu mereka yang sedang menjual propertinya dan mencari pembeli. Selain melatih skill, memperkaya pengalaman dan menambah jam terbang, ini tentu cukup menggiurkan sebab komisi dari sebuah penjualan properti jauh dari kategori kecil. Profesi yang demikian umum disebut sebagai perantara penjualan properti.

Biasanya, alur semacam ini berlaku pada penjualan rumah dan tanah. Sebuah properti umumnya akan dijual ketika si pemilik telah atau akan berpindah kota—atau juga kediaman—, membutuhkan dana mendadak dalam jumlah besar ataupun berencana menghuni tempat lain yang lebih nyaman di kota yang sama. Akan tetapi, karena terkendala kesibukan yang bejibun dan atau jarak yang cukup jauh, banyak penjualan semacam itu yang kurang terurus sehingga tawaran dari perantara penjualan properti semacam Anda akan sangat membantu proses penjualan properti. Ini utamanya berlaku jika si pemilik membutuhkan dana dalam waktu cepat akan tetapi dalam waktu yang sama tidak bisa menghandle pemasaran propertinya sendiri.

Meski menjadi perantara penjualan proprti sekilas terkesan mudah, pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda adalah bagaimana mendapatkan informasi seputar rumah-rumah atau tanah-tanah yang sedang ditawarkan. Jika Anda belum memiliki gambaran apapun mengenai langkah yang harus Anda ambil untuk kepentingan ini, perhatikanlah beberapa point berikut;

  • Melihat Iklan di Media Cetak

Melihat iklan di media cetak akan banyak membantu Anda mendapatkan target. Carilah halaman iklan dan spesifikkan pencarian Anda pada kolom Properti. Di kolom tersebut, Anda akan mendapatkan jejeran-jejeran iklan rumah, tanah, apartemen serta properti lain yang dijual. Shortlist pencarian Anda pada iklan-iklan yang dipasang langsung oleh si pemilik properti dan bukan oleh seorang perantara atau makelar. Jika bisa, dapatkan iklan yang menyiratkan bahwa si pemilik membeutuhkan uang dalam waktu cepat.

Berbekal informasi kontak yang disertakan dalam iklan tersebut, hubungilah si pemilik kemudian tawarkan diri untuk menjadi perantara penjualan propertinya. Dalam tahap ini, Anda harus piawai memberi kesan pertama yang baik sehingga si pemilik properti tidak akan berpikir ulang untuk mengiyakan tawaran Anda. Selanjutnya, berilah tawaran yang diplomatis namun realistis agar Anda bisa enjoy namun tetap serius menjalankan misi Anda.

  • Berjalan-jalan

Selain melihat iklan di media cetak, Anda juga bisa mendapatkan target dengan berjalan-jalan dan memerhatikan bangunan atau tanah yang sedang ditawarkan. Biasanya, ini ditandai dengan adanya plang pengumuman atau tempelan dari kayu yang memuat tulisan dan menjelaskan bahwa sebidang tanah atau sebuah rumah tengah ditawarkan. Keterangan tersebut biasanya dibarengi dengan nomor kontak yang bisa dihubungi.

Seperti dalam point pertama, Anda bisa menghubungi nomor kontak yang tersedia dengan menawari kerjasama yang menguntungkan. Untuk memastikan bahwa penjualan properti tersebut belum ‘dihandle’ perantara atau makelar lain, pilihlah plang pengumuman yang menyantumkan bahwa sebuah properti ditawarkan tanpa perantara. Ini sangat efektif untuk tidak membuang-buang waktu Anda, meski ada juga iklan tempelan yang tidak mencantumkan keterangan semacam itu dan belum ‘dihandle’ oleh seorang perantara.

  • Membangun Kontak dengan Pebisnis Properti Lain

Ketika Anda memutuskan untuk merintis bisnis properti dan memulainya dari bawah semisal menjadi perantara penjualan, Anda nyaris tidak bisa melakukan apapun tanpa membangun kontak dengan pebisnis properti lain, mulai dari yang amatir seperti Anda hingga yang sudah senior. Komunikasi yang baik dengan orang-orang tersebut juga akan memudahkan Anda untuk mendapatkan target yang akan menggunakan jasa Anda sebagai pernatara penjualan agar propertinya bisa segera laku. Selain itu, setelah mendapatkan beberapa properti yang masuk dalam list Anda, Anda juga bisa memanfaatkan kontak yang Anda miliki untuk mencari calon pembeli.